Lupakan NAND! Samsung Ciptakan Memori Baru dengan Konsumsi Daya Paling Rendah.

Adi Kusanto

Samsung Electronics baru saja mengumumkan pengembangan teknologi chip memori non-volatil yang berpotensi menjadi revolusi besar dalam industri semikonduktor. Teknologi baru yang dinamakan Ferroelectric Field-Effect Transistor (FeFET) ini diklaim mampu meningkatkan kapasitas penyimpanan secara drastis sambil secara bersamaan menekan konsumsi daya.

Pengembangan FeFET ini muncul sebagai solusi fundamental atas masalah utama pada chip memori saat ini, khususnya NAND. Struktur NAND konvensional memerlukan daya dialirkan ke banyak sel secara bersamaan bahkan ketika hanya satu data yang dibaca, menyebabkan konsumsi daya yang tinggi seiring bertambahnya kapasitas. Samsung berupaya keras memecahkan keterbatasan ini untuk mendukung kebutuhan industri masa depan, terutama AI.

Struktur FeFET: Kapasitas Tinggi dengan Efisiensi Luar Biasa

Tim riset Samsung mengatasi tantangan konsumsi daya NAND dengan menciptakan sistem baru berbasis FeFET. Chip ini memanfaatkan material ferolektrik, kombinasi dari hafnia dan zirkonium, yang memiliki kemampuan unik untuk mempertahankan muatan listriknya tanpa memerlukan pasokan daya berkelanjutan. Karakteristik ini membuat FeFET jauh lebih efisien dan stabil.

Hasil dari inovasi material ini sangat mencengangkan:

  • Peningkatan Kapasitas: Chip FeFET dapat menyimpan hingga lima bit data per sel, jauh lebih padat dari teknologi memori saat ini.
  • Efisiensi Daya: Berdasarkan uji coba, teknologi FeFET diklaim mampu memangkas penggunaan daya hingga 96% dibandingkan dengan chip NAND biasa.

Potensi Masa Depan dan Aplikasi AI

Selain efisiensi, teknologi FeFET juga membuktikan stabilitasnya. Chip ini mampu bekerja dengan stabil bahkan dalam desain tiga dimensi yang sangat kecil, hingga ukuran 25 nanometer. Hal ini membuka peluang besar bagi Samsung untuk menciptakan chip yang lebih padat, lebih cepat, dan yang terpenting, jauh lebih hemat energi.

Meskipun FeFET saat ini masih dalam tahap riset, Samsung menyebutnya sebagai teknologi memori non-volatil masa depan yang memiliki keunggulan kapasitas besar dan efisiensi daya yang luar biasa. Jika berhasil diterapkan ke produk komersial, chip FeFET dapat menjadi solusi ideal bagi industri AI, yang membutuhkan penyimpanan data berkapasitas sangat besar dan berkecepatan tinggi dengan konsumsi daya minimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *